1. Plays: 0

    :’)

     
  2. kitab ku, kitab mu

    Dan janganlah kamu nikahi wanita-wanita musyrik hingga mereka ber iman (masuk Islam). Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun ia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan wanita orangorang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) hingga mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik, meskipun ia menarik hatimu…” (QS: al-Baqarah:221).

    Barang siapa telah kawin, ia telah memelihara setengah bagian dari imannya, karena itu, hendaklah ia takwa (takut) kepada Allah dalam bagian yang lain.”

    7:2 dan TUHAN, Allahmu, telah menyerahkan mereka kepadamu, sehingga engkau memukul mereka kalah, maka haruslah kamu menumpas mereka sama sekali. Janganlah engkau mengadakan perjanjian dengan mereka dan janganlah engkau mengasihani mereka. 7:3 Janganlah juga engkau kawin-mengawin dengan mereka: anakmu perempuan janganlah kauberikan kepada anak laki-laki mereka, ataupun anak perempuan mereka jangan kauambil bagi anakmu laki-laki7:4 sebab mereka akan membuat anakmu laki-laki menyimpang dari pada-Ku, sehingga mereka beribadah kepada allah lain. Maka murka TUHAN akan bangkit terhadap kamu dan Ia akan memunahkan engkau dengan segera.”   kitab ulangan 7:2-4

    14Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap? (2 korintus 6, pasal 14)

     
  3. Untuk saya pribadi, negara bukan biro jodoh yg mengatur kepada siapa kita boleh mencintai
    — @KusumadewiDifa
     
  4. ketika anda merasa bahwa nikah beda agama adalah jalan anda, jangan biarkan negara dan masyarakat menghalangi cinta anda. Ada aja kok caranya bila anda memang mau. Namun ketika anda tidak bisa, bukan berarti teman anda tidak bisa juga. Ketika anda percaya bisa namun pasangan tidak yakin, pikirkanlah lagi.
    — Tiara
     
  5. Tips Awet Pacaran beda Agama (!)

    Sebagian orang percaya bahwa menjalin hubungan asmara dengan pasangan berbeda agama tidak akan berjalan lama. Namun sebenarnya ada juga pasangan beda agama yang bisa mempertahankan hubungannya sampai ke jenjang pernikahan.


    Jika Anda juga tengah berpacaran dengan orang yang berbeda agama, simak tips menjalani hubungan asmara bersama si dia seperti yang dilansir dari College Candy berikut ini.

    Mencari kesamaan
    Meskipun agama berbeda, namun pasti ada kesamaan di antara ajaran maupun larangan keduanya. Misalnya larangan berbuat zina, mengonsumsi alkohol, maupun cara berpakaian sopan yang dianjurkan. Sebab pada dasarnya semua agama pasti mengajarkan untuk mengamalkan kebaikan dan menjauhi kemaksiatan.

    Menghargai perbedaan
    Adanya perbedaan dalam keyakinan dan menjalankan ibadah tetap harus dihargai oleh masing-masing pasangan. Lagipula tidak baik memaksakan kehendak pada pasangan mengenai sebuah kepercayaan. Anda bahkan seharusnya tetap berusaha mengingatkan pasangan beribadah meskipun agama yang dipeluk tidak sama.

    Mengobrol
    Tips lain berpacaran dengan orang yang berbeda agama adalah sering-sering mengobrol dan berdiskusi. Namun ingat, tujuan mengobrol itu sendiri adalah untuk menjelaskan, bukan berdebat dan merasa menjadi yang paling benar. Selain menambah pengetahuan, Anda pun akan diluruskan tentang kesalahpahaman yang sering beredar tentang agama lain.

    Membuat keputusan
    Jika hubungan asmara Anda semakin serius dan berniat melanjutkan ke jenjang yang lebih jauh, saatnya Anda membuat keputusan. Apakah Anda siap memiliki pasangan suami atau istri yang berbeda agama? Sebab setelah ini pasti akan ada banyak tantangan yang Anda rasakan. Pertimbangkan semuanya agar tidak sampai menyesali keputusan yang telah dibuat.

    Itulah tips pacaran beda agama. Tapi semua tergantung pada Anda apakah akan lanjut atau berakhir.

    Sumber: College Candy

    http://infojkt.com/4-tips-awet-pacaran-beda-agama/

    di unduh tanggal 29 Desember 2012: Pukul 1:30PM

     
  6. sama tapi beda!

    Butuh kekuatan untuk menulis cerita ini.

    Persahabatan dua insan laki - laki dan perempuan dengan segala perbedaan di dalamnya. Dia Kristen dan aku Islam. 

    Memulai semua cerita melalui persahabatan yang penuh dengan keceriaan, lalu timbul sepercik rasa rindu di lanjut merasakan cinta dan ingin mengasihi, bahkan ingin selalu bersama.. 

    Kemudian, hari itu datang, hari dimana dia menyatakan cintanya untukku. Aku kaget! dan yang aku lakukan adalah berpikir! Yaph! berpikir menjawabnya, penuh tanya dibenakku, “inikah seseorang yang aku cari? tp kenapa dia? kenapa dia dengan perbedaannya?” dengan ucap basmallah ku jawab “ya, ku terima cintamu”..

    1,5 tahun sudah kami menjalin hubungan ini. Tidak pernah kami menemukan kendala dari perbedann ini. Kami sama - sama saling menghargai, dia ke gereja di hari  minggu, dan aku sholat 5 waktu. Tidak pernah ada keluhan di antara kami (untuk saat ini). Namun, bagaimana dengan kedepannya?

    Kami pernah bercita - cita memiliki sepasang kekasih yang seiman dan sepadan. Namun proses ini tidak mengarah ke cita - cita kami. Banyak orang bilang, ini salah. Apa yang salah? kami? atau rasa di hati kami? bukankah rasa cinta itu anugrah dari Tuhan untuk semua umat? semua orang berhak, bahkan wajib, merasakan toh? Lalu salah kami dimana? aku yakin bahwa Tuhan ga pernah mau umatnya saling menyakiti.. 

    Kami jarang bertengkar, bahkan saling memahami. Hal - hal ini yang membuat kami sulit untuk saling pergi. hmmm… Ya Allah …

    Dalam genggaman erat kami berdoa, bercerita  dan berkeluh kesah kepada Tuhan. Kami yakin Tuhan memberikan yang terbaik untuk kami. Maafkan kesalahan kami Tuhan, yang kami tau, kami sama - sama menyembahMu hanya sebutan saja yang berbeda. Jika ada jalan, beri kami kekuatan untuk menghadapi setiap rintangan yang ada.

     
  7. "money cannot buy our happiness"

    Jessie J - Price Tag ft. B.o.B. (by JessieJVEVO)

     
  8. Glenn Fredly & Andien - Tersiksa Lagi (unplugged) (by johnnyk6230)

     
  9. my life, my choice, my happiness

    hidup itu … hmmm.. pilihan ? bebas ? dan harus bahagia ?

    yuph! 3 kata itu adalah makna hidup bagi gue, dan mungkin sebagian besar orang. Tapi 3 makna itu akan punya makna yang berbeda bagi semua orang, arti bahagia gue belum berarti sama dengan arti bahagia orang lain. 

    Untuk memilih punya pacar beda agama itu sebenarnya ga semudah membalikkan telapak tangan. Kenapa? karena gue harus menerima omongan - omongan orang lain yang bahkan mungkin akan membuat gue sakit hati dan rasa  ’ketidakterimaan’ dari orang tua masing - masing.

    Dan tetep, gue tetep berfikir, it is my life! So, i have to happy, that’s why i’m going to be free. and Free for make a choice!

     
  10. dia itu …

    Hmmm.. waktu semakin berlalu.. ya 7 bulan sudah kebersamaan kami.. Only  a word that i can say, and it is .. MENYENANGKAN (:

    Dan hal - hal berikut yang membuat kata tersebut terungkap :

    dia itu menyebalkan >:(

    dia itu ngeselin.. grrr >:O

    dia itu resee ://

    tapii … >.<

    dia itu manis ^^

    dia itu lucu :p

    dia itu ngangenin ({})

    dia itu sumber semangat :)

    dia itu hebat :b

    dia itu romantis n_n *love struck*

    dia itu selalu bikin ketawa :))

    dia itu manja *unyuu ..*

    dia itu penyayang O^^O

    dia itu menjaga d^^b

    dia itu selalu membuat jatuh cinta :*

    dia itu idaman wanita ;)

    dia itu yaaa.. pria terbaikku saat ini :* <3 EYL

    someone who want to be marry with, someone who want listen and share my story evertime, someone who make me stonger, someone who the reason why i live.

    Ya Allah, aku gak mau yang terbaik, aku cuma mau kebahagiaan karena di dalam kebahagiaan aku mampu menemukan kehidupan terbaikku. Ya Allah, aku sangat bahagia bersamanya. Ya Allah terima kasih atas seseorang yang telah kau berikan kepadaku, dia sempurna, dia kebahagiaanku dan dia kesempurnaanku. Ya Allah, berikan jalan yang terbaik untuk kami. Amiin O:)